Format adalah fondasi dari CV ATS. Konten bagus tapi format salah sama saja dengan menulis di atas kertas yang tidak bisa dibaca mesin. Artikel ini membahas format CV ATS yang benar — 7 aturan wajib yang harus kamu ikuti agar CV lolos filter rekrutmen otomatis.
Mengapa Format CV ATS Berbeda?
ATS (Applicant Tracking System) bekerja dengan mem-parsing teks dari CV — artinya mengekstrak teks secara linear dan menyimpannya ke database. Jika format CV kamu menggunakan elemen yang mengganggu proses parsing ini, data pengalaman dan skill kamu bisa hilang, terbaca salah urutan, atau tidak terbaca sama sekali.
Sistem ATS terkemuka seperti Workday, Taleo, BambooHR, Greenhouse, dan Lever memiliki standar pembacaan yang berbeda, tapi semua sepakat pada satu hal: teks bersih dan struktur linear adalah yang terbaik.
⚠️ Perhatian: 99% template CV yang dijual di marketplace Indonesia TIDAK lolos ATS — karena menggunakan tabel, text box, dan kolom yang dibuat dengan tabel tersembunyi di Word.
7 Aturan Format CV ATS yang Wajib Diikuti
Aturan 1 — Gunakan Font Standar, Ukuran 10–12pt
Font yang aman untuk ATS: Calibri, Arial, Helvetica, Times New Roman, Georgia, Cambria. Hindari font dekoratif, script, atau font yang membutuhkan instalasi khusus. Ukuran body 10–12pt, heading 14–16pt.
Aturan 2 — Tidak Ada Tabel, Kolom dari Tabel, atau Text Box
Ini aturan paling penting. Tabel di Word membuat ATS membaca teks secara tidak berurutan. Text box sepenuhnya diabaikan oleh banyak sistem ATS. Jika ingin dua kolom, gunakan HTML/CSS atau pastikan bukan dibuat dari tabel Word.
Aturan 3 — Tidak Ada Gambar, Foto, atau Grafik
ATS tidak bisa membaca konten di dalam gambar. Foto profil, icon media sosial, skill progress bar berbasis gambar, logo perusahaan — semua harus dihilangkan. Jika informasi penting ada di gambar, ATS tidak akan tahu.
Aturan 4 — Gunakan Heading Standar yang Dikenali ATS
ATS sudah diprogram mengenali kata heading tertentu. Gunakan: Pengalaman Kerja, Pendidikan, Keterampilan, Sertifikasi, Ringkasan Profil. Hindari nama kreatif seperti "My Story", "Track Record", atau "What I Bring".
Aturan 5 — Jangan Taruh Informasi Penting di Header/Footer
Banyak ATS melewatkan isi header dan footer dokumen Word. Pastikan nama, kontak, dan informasi penting lainnya ada di dalam badan dokumen, bukan di header/footer halaman.
Aturan 6 — Simpan sebagai PDF Standar (Bukan Scan)
PDF yang dibuat dari Word (File → Save as PDF) atau dari browser (Print → Save as PDF) mengandung teks yang dapat dibaca ATS. PDF hasil scan foto tidak bisa dibaca karena isinya adalah gambar. DOCX juga diterima oleh semua ATS modern.
Aturan 7 — Urutan Informasi yang Tepat
Urutan standar yang dikenali ATS: Kontak → Profil → Pengalaman Kerja → Pendidikan → Keterampilan → Sertifikasi. Untuk fresh graduate, Pendidikan boleh diletakkan sebelum Pengalaman Kerja.
Tidak Mau Pusing Atur Format dari Nol?
Gunakan 10 Template CV ATS dari EditPDF.id yang sudah mengikuti semua 7 aturan format ini. Buka di browser, edit teks, Ctrl+P → PDF. Selesai dalam 10 menit.
Format Mana yang Lebih Baik: PDF atau Word?
Keduanya diterima ATS modern, tapi ada nuansanya. PDF lebih aman karena tampilan tidak berubah di berbagai perangkat dan sistem operasi. Word (.docx) lebih fleksibel untuk diedit recruiter. Untuk keamanan, gunakan PDF yang dibuat dari sumber yang sudah terformat dengan benar.
Jika membuat CV menggunakan HTML (seperti template CV ATS dari EditPDF.id), simpan lewat Print → Save as PDF di Chrome. Hasilnya adalah PDF standar dengan teks yang sepenuhnya dapat dibaca ATS.
Cara Tes Format CV ATS Kamu
- Copy-paste semua teks CV ke Notepad — jika terbaca berurutan dan logis, format aman
- Upload ke Resume Worded atau Jobscan untuk skor ATS gratis
- Coba buka PDF di Google Docs — jika teks terbaca normal, ATS juga bisa membacanya
Artikel terkait: Cara Membuat CV ATS · Contoh CV ATS · Tips CV ATS Friendly